Friday, July 5, 2013

Manusia dan Penderitaan

PENGERTIAN PENDERITAAN

Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa sansekerta dhra { artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan itu dapat lahir atau batin.
Penderitaan termasuk realitas dunia dan manusia. Intensitas penderitaan bertingkat-tingkat, ada yang berat ada juga yang ringan. Namun peranan individu juga menentukan berat-tidaknya intensitas penderitaan. Suatu peristiwa yang dianggap penderitaan oleh seseorang belum tentu merupakan penderitaan bagi orang lain. Dapat pula suatu penderitaan merupakan energi untuk bangkit bagi seseorang, atau sebagai langkah awal untuk mencapai kenikmatan dan kebahagiaan.
Penderitaan akan dialami oleh semua orang, hal itu sudah merupakan “risiko” hidup. Tuhan memberikan kesenangan atau kebahagiaan kepada umatnya, tetapi jugs memberikan penderitaan atau kesedihan yang kadang-kadang bermakna agar manusia sadar untuk tidak memalingkan dariNya


Pengaruh penderitaan

Orang yang mengalami penderitaan mungkin akan memperoleh pengaruh bermacam-macam dan sikap dalam dirinya.sikap yang timbul dapat berupa sikap positif ataupun sikap negative.sikap negative misalnya penyesalan karena tidak bahagia,sikap kecewa,putus asa,ingin bunuh diri.sikap ini diungkapkan dalam peribahasa “sesal dahulu pendapatan,sesal kemudian tidak berguna”,”nasi sudah menjadi bubur”.kelanjutan dari sikap negative ini dapat timbul sikap anti misalnya anti kawan atau anti tidak mau kawin,tidak punya gairah hidup.sikap positif yaitu sikap optimis mengatasi penderitaan hidup,bahwa hidup bukan rangkaian penderitaan,melainkan perjuangan membebaskan diri dari penderitaan,dan penderitaan itu adalah hanya bagian dari kehidupan.

Manusia dan Keadilan

Keadilan adalah pengakuan atas perbuatan yang seimbang, engakuan secara kata dan sikap antara hak dan kewajiban . setiap manusia memiliki hak dan kewajiban , dimana hak yang dituntut haruslah seimbang dengan kewajiban yang telah dilakukan sehingga terjalin harmonisasi dalam perwujudan keadilan itu sendiri. Keadilan pada dasarnya merupakan sebuah kebutuhan mutlak bagi setiap manusia dibumi ini yang tidak akan mungkin dapat dipisahkan dari kehidupan.

Bila dihubungkan dengan kemanusiaan keadilan merupakan sesuatu hal yang menjadi hak asasi manusia, seseorang butuh keadilan dalam hidupnya namun seseorang juga harus adil dalam memberi sesuatu atau melakukan sesuatu sesuai dengan hak dan kewajibannya seperti bunyi sila ke-5 "Keadilan bagi seluruh rakyat indonesia". tepat sekali bila seseorang dilahirkan ke bumi ini harus mendapat keadilan baik dalam kehidupan, pendidikan,pangan,papan dan sandang. namun dia pun harus berbuat adil dengan semua keadilan yang ia dapat dan harus mempertanggung jawabkannya. keadilan sangat erat hubungannya dengan manusia karena keadilan sudah ada semenjak manusia dilahirkan , contohnya seperti tuhan ynag menghukum umatnya yang melakukan kesalah dan tidak membeda-bedakan derajatnya, dan juga dia tetap adil memberikan kasih-NYA pada semua umatnya. maka dari itu keadilan sangat erat hubungannya dengan kehidupan manusia dan harus selalu ditegakkan untuk keseimbangan dunia ini.

Manusia dan Cinta Kasih

Pengertian Manusia :
Manusia adalah makhluk yang selalu berinteraksi dengan sesamanya, manusia tidak dapat mencapai apa yang diinginkannya dengan dirinya sendiri, karena manusia menjalankan perannya dengan menggunakan simbol untuk mengkomunikasikan pemikiran dan perasaannya.

Pengertian Cinta :
Cinta adalah sebuah emosi dari dalam diri manusia yang memiliki rasa kasih sayang yang kuat dan ketertarikan pribadi dan cinta menimbulkan sebuah kegiatan aktif yang dilakukan manusia terhadap objek lain berupa pengorbanan diri, empati, perhatian, kasih sayang, membantu, mengikuti, patuh , menuruti bahkan rela melakukan apapun yang diinginkan objek tersebut, cinta juga merupakan suatu perasaan positif yang diberikan kepada manusia atau makhluk lainnya, dan bisa dialami oleh semua makhluk .

            Dalam perjalanan hidup manusia, tidak akan pernah lepas dari yang namanya cinta. cinta akan selalu ada dalam suatu dimensi yang namanya manusia. Manusia dicipta dengan penuh cinta, dan tanpa adanya cinta manusia tidak akan lahir. Manusia diciptakan dijagad bumi mengembangkan cinta dari tuhan sebagai khalifah di muka bumi.
            Pada dasarnya manusia diciptakan dengan rasa cinta dan kasih. Cinta dan kasih ini pada hakikatnya saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan. dan cinta juga tidak boleh berlebihan, karena akan menimbulkan aspek negatif pada dirinya seperti rasa sakit hati. Rasa sakit hati yang mendalam pada akhirnya hanya akan menimbulkan rasa benci terhadap orang tersebut. Karena seharusnya cinta yang berlebihan itu hanya kita tujukkan kepada sang khaliq, Allah SWT, sebab dialah yang menciptakan kita dan menakdirkan apa yang sepatutnya kita terima semasa di dunia.